Safari Ramadan di Kaur Tengah, Bupati Gusril Sapa Jemaah Masjid Al Fatah

Selasa 24-02-2026,16:59 WIB
Reporter : Muhammad Isnaini
Editor : Muhammad Isnaini

Bupati turut menyinggung program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang telah berjalan di Desa Merpas, Kecamatan Nasal, sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui penataan terpadu sarana dan prasarana dari hulu ke hilir.

BACA JUGA:Jaga Stabilitas Keamanan Wilayah Selama Ramadan, Polres Kaur Gelar Apel Siaga Kamtibmas

BACA JUGA:Tren Positif Penanganan Stunting di Kabupaten Kaur, Terendah se-Provinsi Bengkulu

“Untuk KNMP, kami juga telah mengirimkan proposal kembali ke Kementerian Kelautan dengan target seluruh pesisir ada. Jangan hanya di Nasal saja, namun juga di Kaur Tengah, Kaur Selatan hingga Sulau Wangi” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati secara khusus meminta Camat agar menghadirkan seluruh kepala desa bukan tanpa alasan. Ia ingin memastikan dukungan penuh terhadap program penertiban hewan ternak yang ditargetkan tuntas pada tahun 2026.

Menurutnya, program tersebut selaras dengan pembagian bibit sawit gratis yang saat ini masih dalam tahap awal pelaksanaan. Dengan penertiban ternak yang berkeliaran, masyarakat dapat menanam sawit dengan aman tanpa khawatir tanaman dirusak hewan ternak.

“Untuk program sawit gratis saat ini masih tahap awal. Saya yakin warga di sini belum mendapatkan. Namun yakinlah, program tersebut diupayakan merata. Bapak dan ibu yang ingin mendapatkan bibit sawit silakan membentuk kelompok tani, kemudian diusulkan dan akan diverifikasi oleh dinas terkait” tegas Bupati.

Selain sektor pertanian dan kelistrikan, Bupati juga menekankan pentingnya pembaruan data sosial. Ia mengingatkan Camat Tetap agar segera mengumpulkan seluruh kepala desa dan memerintahkan operator desa melakukan pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang kini menjadi basis data tunggal menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Menurutnya, pembaruan data tersebut sangat penting agar penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta bantuan lainnya tepat sasaran, termasuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan.

“Jangan sampai ada masyarakat yang berhak menerima bantuan justru terlewat karena data tidak diperbarui. Akurasi data menjadi kunci utama agar seluruh program bantuan pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kaur, Gusril Pausi, juga menyerahkan bantuan kepada Masjid Al Fatah berupa uang tunai senilai Rp5.000.000 sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan operasional masjid, kemudian menyalurkan bantuan kepada 20 mustahik yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kau dan penyerahan Musaf Al Qur’an, Jadwal Salat dari kementerian Agama kabupaten Kaur. 

Kategori :