Radar Super Canggih Amerika Serikat di Qatar Hancur, IRGC Beri Pukulan Telak

Minggu 01-03-2026,10:09 WIB
Reporter : Muhammad Isnaini
Editor : Muhammad Isnaini

RADARKAUR.DISWAY.ID - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) baru saja memberikan pukulan telak terhadap kemampuan deteksi Amerika. Radar super canggih FPS-132 UEW, sistem pengawasan rudal balistik andalan, telah dinyatakan hancur total. 

Dalam sebuah pernyataan yang mengguncang peta kekuatan militer global, Iran mengonfirmasi penghancuran instalasi radar canggih di Qatar.

Radar super canggih ini terletak di Al-Khor, Qatar Utara. Radar itu memiliki kemampuan melacak rudal hingga jarak 5.000 km.

Pemboman fasilitas canggih militer Amerika Serikat itu dilakukan sebagai pembalasan, setelah AS serta Israel mengebom banyak teritori kedaulatan Iran, Sabtu 28 Februari 2026.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: PERANG DIMULAI, Gabungan Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran

BACA JUGA:Serangan Udara Amerika Serikat dan Israel Bikin Tragedi di Sekolah Putri, Korban Tembus 115 Orang

Selama ini radar tersebut menjadi andalan Amerika Serikat maupun Israel untuk menangkis gelombang serangan yang dilancarkan Iran ke negeri Zionis tersebut.

Dampak Penghancuran Radar ini membuat pangkalan Amerika dan sekutunya "buta" terhadap gelombang rudal balistik di masa depan.

Teknologi Unik Sistem ini merupakan landasan pertahanan canggih CENTCOM di Timur Tengah. Kejutan ini bersifat teknologi.

Langkah ini dianggap sebagai balasan strategis yang sangat terukur namun destruktif. 

Target yang dihancurkan bukanlah sembarang infrastruktur, melainkan sistem deteksi dini yang menjadi tulang punggung pertahanan udara AS dan sekutunya di kawasan tersebut dari ancaman serangan jarak jauh.

BACA JUGA:Kecam Serangan Amerika Serikat dan Israel ke Teheran, Kedubes Republik Islam Iran di RI Desak DK PBB Bertindak

BACA JUGA:Garuda Indonesia hingga Etihad Airways Batalkan Penerbangan dari Soetta ke Timur Tengah

Iran Berhasil Butakan "Mata" Amerika di Qatar

Menurut pernyataan resmi yang dirilis oleh pihak militer Teheran, dikutip dari kantor berita Rusia, RIA Novosti, serangan tersebut secara spesifik menyasar sistem radar FP132.

Kategori :