Radar Super Canggih Amerika Serikat di Qatar Hancur, IRGC Beri Pukulan Telak

Minggu 01-03-2026,10:09 WIB
Reporter : Muhammad Isnaini
Editor : Muhammad Isnaini

Radar ini dikenal sebagai teknologi pemantau ruang angkasa dan lintasan rudal yang memiliki kemampuan luar biasa dalam mendeteksi objek di ketinggian tinggi dengan akurasi sangat tinggi.

"Radar FP132 buatan AS, dengan jangkauan 5.000 kilometer [3.106 mil], yang terletak di Qatar… digunakan untuk melacak rudal balistik, telah dihancurkan," kata IRGC dalam keterangan resminya pada hari Sabtu.

Penghancuran radar dengan jangkauan 5.000 kilometer ini memiliki implikasi teknis yang masif.

Dengan daya jangkau sejauh itu, radar tersebut praktis mampu mengawasi seluruh pergerakan udara tidak hanya di Iran, tetapi hingga ke sebagian wilayah Asia Tengah, Eropa Timur, hingga Afrika Utara.

BACA JUGA:Rute Penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Timur Tengah Dibatalkan

BACA JUGA:Terbukti Pasif, Kades dan Camat se-Kabupaten Kaur Disinyalir Tak Dukung Penegakan Perda Hewan Ternak

Kehilangan aset ini berarti Amerika Serikat kini mengalami "kebutaan" parsial dalam memantau peluncuran rudal balistik yang mungkin diluncurkan dari dalam wilayah Iran.

Apa Fungsi Utama Radar Ini?

Radar FP132 dirancang sebagai bagian dari sistem pertahanan rudal balistik (BMDS) Amerika Serikat.

Fungsi utamanya adalah:

-    Peringatan Dini: Mendeteksi peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) dari jarak ribuan kilometer.

-    Pelacakan Objek Luar Angkasa: Memantau satelit dan sampah luar angkasa (Space Surveillance).

-    Klasifikasi Target: Membedakan antara hulu ledak asli dengan umpan (decoys) atau sampah roket.

BACA JUGA:Dahlan Iskan Menang Lawan Jawa Pos di Pengadilan, Berhak Atas Radar Bogor dan Uang Ganti Rugi Rp1,9 Miliar

Apa Spesifikasi Teknisnya?

Radar ini menggunakan teknologi Active Electronically Scanned Array (AESA) yang sangat canggih.
Fitur  :  Deskripsi
Pabrikan  :  Raytheon Technologies (AS)
Tipe Radar :   PAVE PAWS / Upgraded Early Warning Radar (UEWR)
Frekuensi  :  Ultra High Frequency (UHF), sekitar 420–450 MHz
Jangkauan :   Hingga 5.000 Kilometer (3.000 mil)
Cakupan   : 240 derajat hingga 360 derajat (tergantung jumlah wajah radar)
Bentuk   : Bangunan berbentuk piramida terpancung dengan panel radar statis
Harga   : USD 1 Miliar hingga USD 1,2 Miliar (sekitar Rp15 triliun - Rp19 triliun).

Kategori :