"Untuk daerah yang tidak terdapat SPBU permanen dan kawasan wisata, kami menyiapkan 64 titik Kios Pertamina Siaga dan layanan modular agar masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan,” tambahnya.
BACA JUGA:Kiat Puasa Lancar bagi Pasien Jantung, Ikuti Kata Dokter Spesialis Ini
BACA JUGA:Bubur Baqa, Kuliner Legendaris Samarinda Seberang jadi Primadona Berbuka Puasa di Masjid IKN
Selain fokus pada penguatan suplai di koridor Sumatra-Jawa, jalur Trans Jawa, serta konektivitas Kalimantan-Sulawesi. Pertamina juga memberikan perhatian khusus pada wilayah rawan bencana dengan menyiapkan buffer stock (stok penyangga).
Sementara remote area dan kepulauan mendapat pengiriman lebih awal dan melakukan monitoring secara intensif.
“Seluruh langkah ini adalah bentuk pengabdian kami agar masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dan merayakan kemenangan Idulfitri bersama keluarga dengan tenang, aman, dan penuh sukacita,” tutup Simon.