Gebrakan Baru! SPPG Jemput Bola ke Sekolah Tawarkan Menu MBG Versi Prasmanan Halal Bihalal

Gebrakan Baru! SPPG Jemput Bola ke Sekolah Tawarkan Menu MBG Versi Prasmanan Halal Bihalal

Ada yang baru dan berbeda dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jika pada biasanya program besutan Prabowo Subianto itu disajikan dalam bentuk omprengan (food tray) kini akan disajikan secara prasmanan Halal Bihalal di sekolah.--ilustrasi

JAKARTA, RADARKAUR.DISWAY.ID - Ada yang baru dan berbeda dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jika pada biasanya program besutan Prabowo Subianto itu disajikan dalam bentuk omprengan (food tray) kini akan disajikan secara prasmanan Halal Bihalal di sekolah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Fariz Alaudin selaku Kepala SPPG Dapoer Rahayu Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Fariz Alaudin bercerita kepada jurnalis Disway, bahwa ia baru saja mendapatkan instruksi dari Badan Gizi Nasional (BGN) ihwal rencana penyegaran menu MBG di sekolah dengan versi Prasmanan Halal Bihalal.

Fariz mengaku diminta untuk mendata sekolah secara persuasif yang akan mengadakan acara Halal Bihalal untuk nantinya disajikan menu MBG versi Prasmanan.

BACA JUGA:Pemkab Kaur Salurkan Bantuan Darurat kepada Korban Kebakaran

BACA JUGA:Kapolres Kaur Turun Langsung Pantau Arus Balik Lebaran, Bantu Pemudik dan Pastikan Kelancaran Lalu Lintas

"Sudah ada instruksi baru. SPPG sekarang diminta melakukan pendekatan secara persuasif. Baru saja keluar instruksi untuk mendata sekolah-sekolah yang akan mengadakan acara Halal Bihalal. SPPG disuruh menawarkan mekanisme prasmanan untuk acara tersebut," ujar Fariz kepada Disway, Rabu 25 Maret 2026.

Lebih lanjut, Fariz menjelaskan bahwa pihak SPPG menawarkan diri untuk melakukan perubahan menu MBG secara prasmanan sebagai bentuk pendekatan persuasif kepada penerima manfaat di sekolah.

Tak hanya itu saja, inovasi penyegaran menu MBG tersebut juga bisa menjaga kualitas pelayanan agar terjalin komunikasi dan kedekatan secara emosional.

"Ini adalah salah satu cara pendekatan persuasif dari SPPG ke pihak sekolah selaku penerima manfaat. Artinya, kita tidak hanya bekerja untuk kualitas makanan, tapi juga menjaga kualitas pelayanan melalui komunikasi agar terjalin kedekatan emosional," tuturnya.

BACA JUGA:Hari Pertama Usai Libur Lebaran, 90 Persen ASN Sudah Ngantor

BACA JUGA:DPMD Kabupaten Kaur Dorong Desa Segera Ajukan ADD, Baru 62 dari 193 Desa Mengusulkan

Secara teknis, kata Fariz, penerapan menu MBG 'Prasmanan Halal Bihalal' ini akan tetap menggunakan food tray yang disediakan dan berkumpul pada satu titik sekolah. Namun, Fariz masih tetap menunggu arahan dari Kepala Regional Jakarta.

"Secara teknis, distribusinya tetap menggunakan food tray atau ompreng. Nanti jam makan serentaknya mungkin disajikan di satu tempat di halaman sekolah. Kita juga masih menunggu instruksi lanjutan dari Kepala Regional Jakarta," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: