JAKARTA, RADARKAUR.DISWAY.ID - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) resmi merupakan pelaksana kontrak proyek pembangunan sekolah rakyat Provinsi Bengkulu. Sekolah Rakyat di Provinsi Bengkulu merupakan fasilitas pendidikan terpadu yang sedang dibangun di dua lokasi yakni Kota Bengkulu dan Kabupaten Kaur.
Kontrak proyek tersebut didapat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, yang menjadi pemilik pekerjaan.
Proyek pembangunan sekolah rakyat Bengkulu memiliki nilai kontrak sebesar Rp501,99 miliar (termasuk PPN) dan didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2025–2026.
Pekerjaan akan berlangsung dalam jangka waktu 240 hari kalender sejak diterbitkannya SPMK, disusul masa pemeliharaan selama 180 hari kalender.
BACA JUGA:Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bengkulu Capai 55 Persen, Juni Ditarget Rampung
BACA JUGA:89 Desa di Kabupaten Kaur jadi Lokus KKN Tematik UGM dan UNIB, Ini Lokasinya
Kompleks pendidikan Sekolah Rakyat berdiri di atas lahan luas dan mencakup total 18 gedung, dirancang dengan standar bangunan modern, aman, dan ramah lingkungan.
Dikutif dari kabarbursa, Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo menjelaskan bahwa proyek ini mengadopsi standar kualitas tinggi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna fasilitas.
"PTPP menghadirkan pendekatan konstruksi terintegrasi mulai dari pondasi tiang pancang, struktur beton mutu tinggi, sistem MEP yang efisien, hingga fasilitas kawasan yang mendukung proses belajar mengajar secara optimal," ujar Joko dalam keterbukaan informasi, seperti dikutif Senin 4 Mei 2026.
BRI Danareksa Sekuritas menyebut, kontrak ini memperkuat backlog PTPP di sektor infrastruktur sosial dan berpotensi menambah pendapatan kontruksi jangka menengah.
BACA JUGA:Jalin Kerjasama Pendidikan dengan Universitas Indonesia. Bupati Gusril : Ini Langkah Strategis
BACA JUGA:Dokter Internship Myta Wafat di Jambi, Kemenkes Selidiki dan Siap Bekukan Wahana
"Keberhasilan eksekusi proyek akan menentukan dampaknya terhadap kinerja operasional perusahaan,” tulis BRI Danareksa Sekuritas, dikutif hari yang sama.
Sementara itu dari segi harga saham, PTPP masih menunjukan pelemahan dalam jangka pendek.