Konferwil AMSI Bengkulu Sukses, Kepengurusan Periode 2026-2029 Terbentuk

Kamis 10-09-2026,18:42 WIB
Reporter : Muhammad Isnaini
Editor : Muhammad Isnaini

KOTA BENGKULU — Konferensi Wilayah (Konferwil) Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bengkulu menetapkan kepengurusan baru untuk periode 2026-2029.

Konferwil yang berlangsung di Kota Bengkulu, Kamis, tersebut mengamanatkan Alwin Feraro sebagai Ketua AMSI Bengkulu dan Anom Prihantoro sebagai sekretaris untuk memimpin organisasi selama tiga tahun ke depan.

Pemilihan ketua dan sekretaris dilakukan secara mufakat setelah melalui musyawarah yang diikuti anggota AMSI Bengkulu di Kota Bengkulu, Kamis (10/9/2026).

Ketua terpilih AMSI Bengkulu periode 2026-2029, Alwin Feraro, mengatakan kepengurusan baru diharapkan dapat memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas media anggota, baik dari sisi pemberitaan maupun pengelolaan bisnis media.

"Mudah-mudahan dengan kepengurusan baru ini lebih solid, lebih baik lagi, mencapai apa yang dicita-citakan. Berkualitas kontennya, sehat bisnisnya," kata Alwin di sela Konferwil AMSI Bengkulu.

Menurut dia, penguatan organisasi menjadi penting agar media anggota AMSI dapat terus berkembang di tengah perubahan ekosistem media digital dan berbagai tantangan yang dihadapi industri pers.

Alwin akan didampingi Anom Prihantoro sebagai sekretaris dalam menjalankan roda organisasi AMSI Bengkulu selama periode kepengurusan 2026-2029.

Sementara itu, Ketua AMSI Bengkulu periode 2023-2026, Komi Kendy Setiawatty, berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan sekaligus meningkatkan berbagai kerja organisasi yang telah berjalan.

"Semoga kepengurusan baru memperkuat kolaborasi, terutama di Provinsi Bengkulu. Dapat memperluas jaringan kerja sama," kata Komi.

Ia menilai kolaborasi antarmedia maupun dengan berbagai pemangku kepentingan diperlukan untuk memperkuat keberadaan media siber di Bengkulu, sekaligus meningkatkan kontribusi media dalam menyampaikan informasi yang berkualitas kepada masyarakat.

Wakil Ketua Umum AMSI Citra Dyah Prastuti turut berpesan agar kepengurusan baru menjaga soliditas di antara anggota. Menurut dia, kekompakan organisasi menjadi semakin penting karena media akan menghadapi dinamika politik dalam beberapa tahun mendatang.

"Periode kepengurusan ini agar tetap solid karena akan mengarungi masa-masa tahun politik," katanya.

Citra juga menekankan pentingnya kolaborasi bagi perusahaan media di tengah perubahan teknologi dan tantangan industri pers yang terus berkembang.

Menurut dia, media massa tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi perubahan zaman. Kolaborasi, baik di internal organisasi maupun dengan berbagai pihak, diperlukan untuk memperkuat ekosistem media sekaligus menjaga keberlanjutan perusahaan pers.

AMSI Bengkulu saat ini menaungi 14 media massa arus utama yang beroperasi di Provinsi Bengkulu. Keberadaan organisasi tersebut menjadi wadah bagi perusahaan media siber untuk memperkuat profesionalisme, meningkatkan kualitas produk jurnalistik, serta mendorong keberlanjutan bisnis media.

Kategori :