Diskoperindag Kabupaten Kaur, Gencarkan Sosialisasi QRIS Bagi UMKM
Diskoperindag Kabupaten Kaur, Gencarkan Sosialisasi QRIS Bagi UMKM--ilustrasi
KAUR, RADARKAUR.DISWAY.ID - Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) kini tengah gencar mendorong transformasi digital bagi para pelaku UMKM. Salah satu langkah utamanya adalah masifnya sosialisasi penggunaan sistem pembayaran non-tunai atau QRIS.
Sekretaris Diskoperindag Kabupaten Kaur, Hayan Wiyanto, menyatakan bahwa timnya saat ini terus bergerak memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha di lapangan. Program ini bertujuan agar UMKM di Kabupaten Kaur dapat bersaing di era digital.
Meski demikian, Hayan mengakui transisi ini tidak instan. Banyak pelaku usaha yang mengaku terkejut dan belum terbiasa dengan skema QRIS. Oleh karena itu, penerapan dilakukan secara bertahap.
"Kami terus melakukan sosialisasi. Harapannya, para pelaku usaha di Kabupaten Kaur bisa segera bertransformasi dalam sistem transaksi keuangan mereka menggunakan QRIS," ujar Hayan Wiyanto.
BACA JUGA:Setahun Kepemimpinan Gusril - Hamid, Dampak Pembangunan Mulai Terasa
Hayan meminta pelaku usaha mulai bertransformasi ke transaksi digital. Namun, juga mengingatkan agar mereka tetap menerima uang tunai, karena tidak semua masyarakat di Kabupaten Kaur sudah paham cara menggunakan QRIS.
Ke depan, Diskoperindag menargetkan seluruh UMKM di Kabupaten Kaur dapat menyediakan layanan QRIS sebagai opsi pembayaran utama guna menciptakan ekosistem keuangan yang lebih transparan dan efisien.
"Tetap terima pembayaran tunai. Kita harus realistis karena tidak semua lapisan masyarakat di Kabupaten Kaur paham cara penggunaan teknologi ini," kata Hayan Wiyanto.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
