"Setelah kejadian tersebut, saya mengetahui M sudah punya istri dan anak. Saya masih trauma setiap kali saya melihat wajah beliau di media. Rasanya saya mau muntah dan terus mengingat kejadian tersebut," tulis korban.
Usai kejadian tersebut, korban menghubungi talent scouter dan bercerita soal pengalamannya. Namun, talent scouter itu membantah dan mengatakan tidak pernah ada kejadian seperti itu dan dia tidak bisa melakukan apa pun karena dia hanya seorang karyawan.
"Namun, saya tahu ada kekuatan di setiap cerita. Pelecehan seksual selalu tentang kontrol dan kekuasaan. Pelaku pelecehan seksual senang atas kontrol yang didapat korbannya tanpa konsen. Mereka senang atas kuasa. Saya berharap tidak seorang pun mengalami yang saya alami," tutup korban di utas tersebut.
Mohan Hazian Didepak dari Thanksinsomnia
Utas tersebut viral di berbagai media sosial dan menjadi perbincangan hangat. Nama pemilik brand Thanksinsomnia, Mohan Hazian, terseret dalam dugaan kasus pelecehan seksual tersebut.
Usai korban membagikan kisahnya, ada sejumlah korban lain yang juga ikut bercerita dan mengalami hal serupa. Dari cuitan yang dibagikannya, korban lainnya diduga juga mengalami pelecehan saat syuting. Ada pula korban yang mengaku dilecehkan melalui aplikasi kencan hingga modus dengan membeli karya korban.
"Another 3 victims have reached out to me. Ini cerita dari salah satu korban yang mau berbagi cerita. She’s 17 Years Old. My heart broke even more knowing I’m not the only one," tulis korban.
Di tengah ramainya perbincangan soal kasus dugaan pelecehan seksual tersebut, sebuah penerbit bernama Shira Media Group mengeluarkan pernyataan sikap. Sebagai informasi, Mohan Hazian sempat menulis buku bertajuk Goresan Seorang Berandal dan Memulai Bisnis Kecil di Internet yang diterbitkan oleh Shira Media pada 2022.
Penerbit Shira Media menyatakan memutus seluruh aktivitas komersial terkait buku Mohan Hazian.
"Kami Shira Media, menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dugaan kekerasan seksual (KS) yang melibatkan Mohan Hazian, yang karyanya pernah kami terbitkan. Terhitung sejak pernyataan ini diterbitkan, kami memutus seluruh aktivitas komersial terkait buku Mohan Hazian.
Ini meliputi seluruh rencana pencetakan ulang, distribusi, promosi, dan kerja sama penerbitan di masa mendatang. Kami juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku-buku tersebut dari peredaran," tulis Shira Media, Senin (9/2).
Tak lama kemudian, agensi USS juga mengeluarkan pernyataan sikap terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret nama Mohan Hazian sebagai salah satu talent di program di kanal YouTube USS. USS memutuskan untuk menghentikan keterlibatan Mohan dan menghapus konten terkait dari seluruh platform.
"Sehubungan dengan isu yang melibatkan salah satu talent program JOHAN pada kanal YouTube USS, kami memutuskan untuk menghentikan keterlibatan talent tersebut serta menghapus konten terkait dari seluruh platform kami.
Kami menyampaikan simpati yang mendalam serta dukungan penuh kepada korban, dan berharap yang bersangkutan diberikan perlindungan, serta ruang yang aman dalam melalui proses ini. Langkah ini kami ambil sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga ruang kreatif yang aman, sehat, dan saling menghormati," tulis USS, Senin (9/2).
Setelahnya, brand Thanksinsomnia juga memberikan pernyataan resmi. Pihak manajemen menegaskan bahwa isu yang berkaitan dengan Mohan Hazian adalah masalah pribadi dan Mohan tidak lagi aktif secara hubungan kerjasama dan kepemilikan atas nama brand Thanksinsomnia, baik secara operasional maupun profesional.