BACA JUGA:Viral Video Sejoli Gen Z Diduga Berbuat Asusila di Taksi Online, Diburu Polisi
Bahkan, tersedia konsep prasmanan di mana tamu bisa memilih minimal tiga macam jenis sayuran sesuai selera mereka. Kualitas kesegaran menjadi prioritas utama bagi Ve.
Ia memulai proses perburuan bahan baku sejak pukul 4 subuh di Pasar Segiri, Samarinda. Setelah itu, proses pengemasan dilakukan pada sore hari untuk kemudian diantarkan ke lokasi acara keesokan paginya. Meskipun proses packing memakan waktu yang cukup lama dan menjadi tantangan tersendiri, kerja sama tim yang solid justru menjadi suntikan semangat bagi usahanya.
Menariknya, bisnis ini membawa dampak sosial yang nyata bagi lingkungan sekitar. Kehadiran souvenir sayuran ini tidak hanya unik dan bermanfaat, tetapi juga membantu pedagang sayuran lokal agar tetap bertahan dan berkembang di era Gen Z.
Selain itu, Ernalita juga memberdayakan ibu rumah tangga di sekitarnya untuk membantu proses pengemasan. Hal ini dilakukan demi menambah penghasilan warga sekitar dan membantu menggerakkan perekonomian keluarga.
Bagi calon pengantin yang tertarik, harga yang ditawarkan pun sangat terjangkau dan kompetitif. Untuk paket per pack, harga dimulai dari Rp 5.000-an, sementara untuk konsep sayuran prasmanan dibanderol mulai dari Rp 7.000-an. Dengan harga tersebut, calon pengantin sudah bisa memberikan buah tangan yang bermanfaat sekaligus mendukung gerakan pemberdayaan lokal.