Harga Emas Balik Menguat, Dampak jeda Pertempuran Iran-AS?

Senin 27-07-2026,18:45 WIB
Reporter : Dimas
Editor : Muhammad Isnaini

JAKARTA, RADARKAUR.DISWAY.ID  -  Harga emas dunia kini terpantau kembali meningkat sebesar 1 persen menuju kisaran USD 4.100 per ons pada hari Senin 27 Juli 2026 setelah sempat terpuruk ke level terendah.

Dilansir dari data Trading Economics, harga emas telah menguat sebesar 1.25 persen ke posisi USD 4102.71, disusul dengan kenaikan harga perak sebesar 2.89 persen ke level 59.658.

Dalam data tersebut, kenaikan ini telah membawa emas untuk menjauh dari level terendah sembilan bulan setelah harga minyak turun tajam pada akhir pekan lalu, menyusul jeda pertempuran antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

"Emas naik menjadi USD 4102.71 per-ounce pada 27 Juli 2026, atau naik 1.25 persen dari hari sebelumnya," tulis data tersebut, pada Senin (27/07).

BACA JUGA:Hubungan Iran-AS Balik Memanas, Harga Emas Dunia Turun ke Level Terendah

BACA JUGA:Harga emas hari ini per Gram, Mulai dari ANTAM, PEGADAIAN, UBS dan Galeri24

Diketahui selama sebulan terakhir, harga Emas telah naik 1,93 persen, dan naik 23,50 persen dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu.

"Menurut perdagangan pada kontrak untuk perbedaan (CFD) yang melacak pasar acuan untuk komoditas ini, jeda dalam permusuhan antara AS dan Iran selama akhir pekan, mengurangi kekhawatiran tentang gangguan pasokan dan inflasi," tulis Trading Economics.

Di sisi lain, penguatan serupa pun juga turut dialami oleh emas hasil produksi PT Aneka Tambang Tbk, atau yang biasa dikenal sebagai emas Antam.

Dalam hal ini, harga emas Antam 24 karat kembali melesat naik pada perdagangan Senin (27/07) ini, hingga berada di kisaran Rp 2.600.000 lebih.

"Harga emas Antam 24 karat kini dipatok seharga Rp 2.622.000 per-gramnya, dari harga sebelumnya yang berjumlah sebesar Rp 2.614.000 per gram," tulis data tersebut, pada Senin (27/07).

Kategori :