Iran vs AS, jadi Perang atau Tidak?

Iran vs AS, jadi Perang atau Tidak?

Iran vs AS, jadi Perang atau Tidak?--ilustrasi

JAKARTA, RADARKAUR.DISWAY.IDIran dalam siaga penuh menghadapi kemungkinan serangan militer baru dari Amerika Serikat (AS) dan Israel setelah gugus tempur kapal induk USS Abraham Lincoln resmi tiba di perairan Teluk.

Harian Inggris The Guardian seperti dikutip Kompas.com. (27/1) menilai, pengerahan armada tersebut memperkuat sinyal kesiapan Washington untuk melancarkan serangan terhadap Teheran.

Dalam serangan terhadap Iran nanti, AS akan mendapat dukungan dari jet tempur Israel. 

Dengan demikian AS dinilai memiliki kekuatan militer yang memadai untuk melancarkan serangan untuk tujuan Utama menjatuhkan pemerintahan Iran.

BACA JUGA:Retret PWI Hari Kedua, Disiplin dan Integritas Jadi Penekanan

BACA JUGA:Korem: Progres cetak sawah baru di Bengkulu capai 75 persen

Armada AS Kapal Induk tersebut terdiri dari sejumlah kapal perusak berpeluncur  rudal memang belum berada di posisi akhir, tetapi sudah berada dalam jangkauan serangan terhadap Iran.

Dipihak Iran sendiri, selain mengandalkan rudal balistik dengan berbagai tipe dan kemampuan. Iran masih memiliki ribuan drone shaheed yang sudah teruji dan efektif di pertempuran Ukraina.

Selain itu, Iran didukung oleh pasukan proxy yang tersebar diberbagai negara di timur tengah.

Pasukan itu setia dibawah komando pemimpin tertinggi negara yang berhaluan Islam Syiah tersebut. 

BACA JUGA:Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Tertibkan GSB

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Matangkan Retret Merah Putih

Kemungkinan serangan lanjutan AS juga belum tentu memicu kembali demonstrasi jalanan, mengingat banyak warga Iran yang menentang pemerintah juga menolak perubahan rezim melalui campur tangan asing.

Di sisi lain ketiadaan terobosan diplomatik berdampak langsung pada ekonomi Iran setelah bursa saham negara itu mencatat penurunan harian terbesar, Senin ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: