Iklan Banner KPU Provinsi Bengkulu

FPI Serukan Penangkapan Fufufafa, Gelar Aksi 411 di Istana Kepresidenan Jakarta Hari Ini

FPI Serukan Penangkapan Fufufafa, Gelar Aksi 411 di Istana Kepresidenan Jakarta Hari Ini

FPI Serukan Penangkapan Fufufafa, Gelar Aksi 411 di Istana Kepresidenan Jakarta Hari Ini--ilustrasi

Sebelumnya, mantan Ketua KPK Abraham Samad dan beberapa rekannya sudah mendesak langsung KPK untuk mulai mengusut kasus dugaan korupsi terkait keluarga Jokowi.

Mereka adalah mantan Ketua KPK Abraham Samad, mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, mantan Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu dan pakar hukum tata negara Refly Harun.

BACA JUGA:Pemda Kaur Umumkan Hasil Seleksi Administrasi PPPK 2024, Masa Sanggah Dimulai Hari ini

BACA JUGA:Harga BBM Terbaru di Provinsi Bengkulu, Berlaku Per 1 November 2024

Kasus-kasus itu diantarnya yang dilaporkan oleh akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubaidillah Badrun soal dugaan korupsi yang dilakukan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.

Kemudian kasus yang dilaporkan oleh Petrus dari PDIP.

"Kasus-kasus tadi diduga melibatkan keluarga Mulyono," kata Abraham Samad.

Mulyono diketahui dikaitkan dengan Jokowi. Disebutkan bahwa Jokowi pada masa kecilnya Bernama Mulyono.

BACA JUGA:BBM Satu Harga di Sumatera, Ini 7 Penyalur Resmi PERTAMINA Patra Niaga, Salah satunya di Provinsi Bengkulu

BACA JUGA:Maarten Paes Pede Lawan Jepang dan Arab Saudi, Kiper Timnas Indonesia Ini Raih Penghargaan Save of The Year

"Kita tanyakan kepada pimpinan KPK sejauh mana kasus-kasus ini ditindaklanjuti," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: