Bubur Baqa, Kuliner Legendaris Samarinda Seberang jadi Primadona Berbuka Puasa di Masjid IKN
Bubur Baqa, Kuliner Legendaris Samarinda Seberang jadi Primadona Berbuka Puasa di Masjid IKN--ilustrasi
"Kalau salah meracik, rasanya juga tidak akan bagus," tutur Alimuddin.
Keunikan bumbu basah inilah yang membuat Bubur Baqa memiliki karakter yang berbeda dibandingkan bubur pada umumnya.
BACA JUGA:Soal Rencana Prabowo Jadi Mediator, JK: Palestina–Israel Saja Sulit Didamaikan, Apalagi AS-Iran
BACA JUGA:Setelah Perang 2 Hari, Ini Kerugian Terbesar yang Diderita AS dan Israel
Melihat tingginya permintaan, pihak Otorita IKN kini menyiapkan antara 700 hingga 800 porsi setiap harinya.
Angka ini melonjak tajam pada hari Sabtu (28/2/2026) lalu. Yakni mencapai 1.000 porsi.
Menu yang kini dikenal sebagai Bubur Nusantara itu, dimasak sekitar satu setengah jam. Warnanya cokelat muda dengan taburan bubuk rempah di atasnya.
“Kami lupa karena kemarin ya hari libur, bahwa masyarakat banyak yang berkunjung ke IKN."
"Menurut kami ini menunjukkan bahwa Bubur Baqa telah berhasil bertransformasi menjadi sajian massal yang diminati berbagai kalangan di ibu kota baru,” katanya.
Pihak Otorita IKN juga berencana meningkatkan skala penyajian ini pada momentum besar Nuzulul Quran mendatang.
“Insyaallah yang memiliki racikan asli akan kami undang kembali, untuk rencananya di peringatan Nuzulul Quran yang akan dipusatkan di IKN pada tanggal 7 Maret 2026."
"Kehadiran pemilik resep asli diperlukan karena volume masakan yang disiapkan akan jauh lebih besar dari porsi harian biasanya,” jelas Alimuddin.
Meskipun Bubur Baqa kini sangat populer dengan sebutan Bubur Nusantara di IKN, Alimuddin menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati asal-usul dan hak cipta dari racikan tersebut.
Ia memandang bahwa popularitas yang didapatkan saat ini harus tetap memberikan kredit kepada masyarakat Samarinda Seberang sebagai pemilik asli tradisi tersebut.
Otorita IKN berharap langkah ini akan membuat kuliner lokal Kalimantan Timur terangkat dengan sendirinya ke kancah yang lebih luas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
