Obama Viral Setelah Ngomong Soal Alien di Podcast, Keceplosan?

Rabu 18-02-2026,06:37 WIB
Editor : Muhammad Isnaini

Jakarta, RADARKAUR.DISWAY.ID - Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama meluruskan pernyataannya terkait keberadaan alien yang sempat viral di media sosial. 

Menurutnya kemungkinan peluang bumi pernah dikunjungi makhlul luar angkasa tergolong "rendah".

Sebelumnya, komentar itu terlontar saat menjadi tamu dalam podcast yang dipandu komentator politik Amerika, Brian Tyler Cohen, dalam sesi tanya jawab cepat. Saat itu Obama ditanya apakah alian itu nyata.

"Mereka nyata tetapi saya belum pernah melihatnya," kata Obama, mengutip BBC, Selasa (17/2/2026).

Dia juga menepis teori konspirasi adanya mahluk luar angkasa yang disembunyikan di Area 51, pangkalan militer AS yang kerap dikatikan dengan isu UFO.

BACA JUGA:Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi Inklusif untuk Disabilitas dan Lansia

BACA JUGA:Viral, Tembok Ratapan Solo jadi Salah Satu Spot Paling Hype Anak Muda Gen Z

"Mereka tidak disimpan di Area 51, tidak ada fasilitas bawah tanah kecuali ada konspirasi besar dan itu disembunyikan bahkan dari presiden Amerika Serikat," katanya

Klarifikasi Obama

Melihat ramainya video yang viral terkait komentarnya itu, Obama merasa perlu harus melakukan klarifikasi agar tidak disalah artikan, melalui akun Instagram-nya.

Dia menjelaskan bahwa komentarnya disampaikan dengan "semangat sesi cepat".

Namun dia juga menambahkan bahwa secara statistik kemungkinan adanya kehidupan di luar angkasa cukup besar. Meskipun dia tidak melihat bukti apapun ketika dirinya menjadi presiden.

"Saya mencoba mengikuti semangat sesi cepat itu, tetapi karena hal ini mendapat perhatian, izinkan saya mengklarifikasi," kata Obama.

"Secara statistik, alam semesta begitu luas sehingga peluang adanya kehidupan di luar sana cukup besar. Namun jarak antar tata surya sangatlah jauh sehingga kemungkinan kita telah dikunjungi alien itu rendah, dan saya tidak melihat bukti selama masa kepresidenan saya bahwa makhluk luar angkasa telah melakukan kontak dengan kita. Sungguh!" tutur Obama.

Kategori :