Mengenali Gejala Klasik dan Komplikasi
Diabetesi harus waspada terhadap gejala klasik 3P: Polifagi (sering lapar),Polidipsi (sering haus), dan Poliuri (sering buang air kecil malam hari). Selain itu, dr. Amanda meluruskan istilah awam mengenai diabetes "basah" dan "kering".
"Ini adalah istilah awam. Sebenarnya itu merujuk pada komplikasi. Diabetes 'basah' biasanya dikaitkan dengan gangren atau luka yang sudah mengalami infeksi dan kerusakan jaringan," tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa komplikasi bisa menyerang organ besar (stroke, jantung) maupun organ kecil (mata rabun, gagal ginjal, hingga impotensi).
Monitoring Gula Darah: Kapan Harus Membatalkan Puasa?
Selama Ramadan, jadwal pengecekan gula darah mandiri harus lebih ketat, terutama di siang hari dan sebelum berbuka. Dr. Amanda memberikan peringatan tegas terkait kondisi darurat.
"Jika kadar gula darah di atas 250-300 mg/dL, pasien disarankan untuk segera membatalkan puasa guna mencegah komplikasi seperti dehidrasi berat," tegasnya.
Klasifikasi Diabetes dan Dukungan Lingkungan
Amanda juga menjelaskan bahwa saat ini diabetes tipe 2 mulai banyak menyerang usia 30-an akibat gaya hidup. Ia juga mengimbau pentingnya dukungan komunitas dan regulasi pemerintah dalam menyediakan pangan sehat dan fasilitas olahraga.
"Pasien diabetes harus melakukan kontrol rutin, mencari jaringan pendukung (support system), dan terus belajar melalui klinik edukasi untuk menghindari komplikasi selama Ramadan," pungkasnya.