Gedung Dakwah Kaur Terbengkalai

Gedung Dakwah Kaur Terbengkalai

Ansirwan--

KAUR, RADARKAUR.CO.ID - Saat ini pembangunan gedung dakwah Muhammadiyah Kaur terbengkalai. Dikarenakan kekurangan biaya untuk melanjutkannya.

Mulai Juli lalu, Muhammadiyah menggalang infak kepada masyarakat Kaur, sehingga akhir tahun ini terkumpul dana Rp 20 juta. Pembangunan ini bisa dilanjutkan minimal dana infak mencapai Rp 100 juta. 

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kaur Drs. H. Ansirwan mengakui, memang saat ini pihaknya menggalang infak kepada masyarakat Kaur untuk membantu dalam melanjutkan pembangunan gedung dakwah Muhammadiyah.

Pembangunan gedung ini sejak September 2021 lalu. Namun, pada Mei 2022 sampai saat ini pembangunan terbengkalai karena terhambat biaya.

BACA JUGA:Terkait Bansos, 15 TKSK Diminta Aktif

BACA JUGA:Aturan Baru Pajak, Pakai Fasilitas Dinas Kena PPh, Berikut 5 Jenis Pajak Kenikmatan!

"Rencananya pada Maret 2023 akan dilaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) di gedung dakwah Muhammadiyah dengan seadanya dulu," ungkapnya.

Dia menambahkan, sebelumnya berkeinginan akan membangun gedung dengan tiga tingkat. Namun dana yang kurang sangatlah besar.

Diperkirakannya untuk pembangunan lantai dasar saja dananya sebesar Rp 200 juta. Jadi, jika pembangunan akan terselesaikan menjadi tiga tingkat dana yang kurang saat ini sebesar Rp 600 juta.

Jika dana infak terkumpul minimal Rp 100 juta pembangunan akan digerakkan kembali. 

BACA JUGA:Fenomena Aneh Ribuan Ikan Loncat ke Kapal Nelayan, Simak Penjelasan BMKG!!

BACA JUGA:Yes, Aturan Baru BBM belum Berlaku, Sederet BBM Kualitas Rendah Sudah Hilang

"Memang keinginan awalnya kami akan membangun tiga tingkat gedung dakwah. Namun setelah melihat kondisi dana yang tidak memungkinkan maka setelah dana infak terkumpul minimal Rp 100 juta pembangunan akan kami gerakkan kembali dengan melakukan pembangunan di lantai dasar. Setelah lantai selesai gedung dakwah ini langsung bisa digunakan," ujarnya.

Diakui Ansirwan, kegiatan ini dikelola oleh Lembaga Amil Zakat Infaq Sedekah Muhammadiyah (Lazis Muh). Gedung dakwah ini tidak hanya digunakan untuk kepentingan pendidikan saja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: