BREAKING NEWS: Suami Pergi Mancing, Istri Kurung Duda di Dalam Kamar, Ketahuan Lagi Enak Enak!!

BREAKING NEWS: Suami Pergi Mancing, Istri Kurung Duda di Dalam Kamar, Ketahuan Lagi Enak Enak!!

BREAKING NEWS: Suami Pergi Mancing, Istri Kurung Duda di Dalam Kamar, Ketahuan Lagi Enak Enak!!--

Sebegaimana sudah diketahui beredar rekaman video call seks 5 perempuan Kaur Bengkulu. 5 perempuan dengan berbagai profesi ini 'show' dalam video call seks (vcs).

4 diantara Pelaku merupakan kenalan dari Sosmed yang tak diketahui identitasnya. Sedangkan satu merupakan mantan pacar siswi salah satu SMAN di Kaur.

Kejahatan seksual dengan menyebar rekaman video call seks 5 perempuan Kaur Bengkulu, jadi korban video call seks sangatlah meresahkan.

Pasalnya, wajah korban terpampang jelas tanpa disensor. Sementara, pelaku tidak ditampakkan wajahnya.

BACA JUGA:Terbaru! Wahana Zombie War Wisata Adrenalin Padang, Rumah Hantu Favorit Anak Muda...

BACA JUGA:Apa Motif Penembakan Terhadap Rahiman Dani eks DPRD Provinsi Bengkulu? Ini Keterangan Kapolda Bengkulu

Menghimpun data di lapangan, hasil rekaman Video Call Seks yang tersebar memiliki durasi 0.30 detik hingga 3 menit. 

Video tidak senonoh itu menampilkan organ vital korban wanita. Mulai dari bagian tertentu, hingga lebih parahnya menampakkan alat kelamin korban.

Modus awal pelaku berkenalan melalui media sosial. Kemudian, tahap lebih intens berlanjut chatting di Facebook Messenger.

Keempat korban wanita berasal dari Kaur Selatan. Yakni 2 orang pedagang (Pedagang kelontong dan pedang sayuran), 1 orang siswi SMA dan 1 orang guru SMP.

BACA JUGA:Surat Cinta Ruben Onsu untuk Kreator Betrand-Sarwendah, Netizen Auto Klarifikasi Gini...

BACA JUGA:Pelaku Penembakan Rahiman Dani eks Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Diduga Kendarai Sepeda Motor

Sedangkan satu lagi seorang Kades di Kecamatan Maje, Kaur.

Menurut video yang beredar, empat korban hanya menampakkan bagian dada. Lebih ekstrim satu korban lainnya sampai menunjukan aksi merangsang alat kelamin.

Dua pasangan video call seks, yakni pelaku dan korban sama-sama melakukan aktivitas dengan memainkan alat vitalnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: