Kematian si Pahit Lidah Jawara Sumsel: Ziarah ke Makam Serunting Sakti dan si Mata Empat di Tepi Danau Ranau

Kematian si Pahit Lidah Jawara Sumsel: Ziarah ke Makam Serunting Sakti dan si Mata Empat di Tepi Danau Ranau

Kematian si Pahit Lidah Jawara Sumatera Selatan: Ziarah ke Makam Serunting Sakti dan si Mata Empat di Tepi Danau Ranau.--(dokumen/radarkaur.co.id)

LAMPUNG, RADARKAUR.CO.ID - Kisah si Pahit Lidah melegenda di Sumatera Selatan

Misteri kematiannya masih menyimpan tanda tanya hingga kini. 

Benarkah air ludah si Pahit Lidah pembawa kematian?  

Si Pahit Lidah seorang jawara tersohor  Sumatera Selatan. 

BACA JUGA:3 Jenis BBM Dilarang Dijual, Kepmen ESDM Pastikan Kualitas Pengganti Lebih Oke 

BACA JUGA:Seluruh Non ASN Diangkat CPNS atau PPPK 2023? Kriteria Berikut Paling Dibutuhkan

Konon sebelum memiliki kekuatan mengutuk apapun menjadi batu. 

Pangeran Serunting Sakti nama asli si Pahit Lidah melakukan Pertapaan di Gunung Siguntang selama dua tahun.  

Alkisah, asal mula kesaktian Si Pahit Lidah karena perkelahiannya dengan adik ipar Aria Tebing.

Perkelahian diawali perkara Kayu Cendana Emas yang tumbuh di ladang miliknya. 

BACA JUGA:Aturan Baru BBM, 3 Jenis BBM Dilarang, Pertalite dan Solar Dihapus per 1 Januari 2023? 

BACA JUGA:3 Jenis BBM Dilarang mulai 1 Januari 2023, Simak Aturan Baru minimal Kadar Oktan RON 90

Dalam perkelahian itu Pangeran Serunting Sakti kalah karena dicurangi sang adik. 

Dia yang terkenal sebagai Jawara Sumatera Selatan kalah karena kelicikan sang adik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: