Hitung Zakatmu, Karena Zakat Itu Wajib, Bayarkan M

Dua Bongkol Rafflesia Mekar Serentak

Dua Bongkol Rafflesia Mekar Serentak

Dua bongkol buah Rafflesia Arnoldi yang berdekatan tumbuh di kawasan pertanian Desa Ulak Bandung Kecamatan Muara Sahung mekar terpantau mekar serentak, Jumat (20/1).--

KAUR, RADARKAUR.CO.ID - Dalam pantauan Kelompok Pemuda Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Ulak Bandung Kecamatan Muara Sahung, Kamis (19/1).

Dua bongkol bunga Rafflesia Arnoldi terpantau mekar serentak. Di kawasan perkebunan desa tersebut.

Ketua Pokdarwis Ulak Bandung, Dio Dian Antoni Wijaya mengatakan, dalam pantauan yang pihaknya lakukan. Padma raksasa yang menjadi ikon Provinsi Bengkulu ini, mekar di tempat yang sama.

Dibutuhkan 20 menit waktu perjalanan menggunakan sepeda motor. Untuk menuju lokasi mekarnya Puspa Langka tersebut.

BACA JUGA:Polsek KT Latih Pelajar Beladiri Kempo

BACA JUGA:2023, Pancairan Dana BOS Dua Tahap

"Pantauan yang kami lakukan hari Kamis (19/1). Ditemui dua bongkol yang kami perkirakan mekarnya serentak untuk lama waktu mekar kira-kira hingga empat hari kedepan," kata Antoni, Jumat (20/1).

Dirinya mengajak masyarakat Kabupaten Kaur. Untuk bersama-sama mengunjungi tempat wisata tersebut.

Karenanya, Pokdarwis siap melakukan pendampingan pada para pengunjung. Menuju lokasi mekarnya salah satu flora langkah itu.

"Bagi yang ingin mengunjungi. Kami Pokdarwis siap mendampingi. Dapat menghubungi di nomor +62 853-3877-2067," ujarnya.

BACA JUGA:Pelaku Penyayat Siswi di Kaur Bengkulu Diringkus Tak Jauh dari TKP, Motifnya Bukan Pelecehan Seksual!

BACA JUGA:Frasa Ini Kunci Sukses Sebuah Hubungan, Ahli Psikologi Ungkap Hasil Peneliti 40.000 Pasangan!

Selain berpesan agar sama-sama menjaga kelestarian bunga Rafflesia Arnoldi. Dengan tidak melakukan pengrusakan pada inang. Ataupun membuang sampah secara sembarangan di sekitar lokasi bunga tersebut mekar.

Juga diharapnya perhatian lebih dari Pemda Kaur. Dalam usaha menjaga kelestarian bunga Rafflesia Arnoldi yang mekar di Kecamatan Muara Sahung.

"Agar tetap lestari. Jangan sampai punah dan hanya jadi cerita untuk anak cucu nanti. Mari sama-sama dijaga kelestariannya," pungkasnya.

Sumber: