Sudah jadi Agenda Kunjungan Presiden Jokowi ke Bengkulu, Ini Sejarah Festival Tabut

Sudah jadi Agenda Kunjungan Presiden Jokowi ke Bengkulu, Ini Sejarah Festival Tabut

Sudah jadi Agenda Kunjungan Presiden Jokowi ke Bengkulu, Ini Sejarah Festival Tabut--Ilustrasi

Sudah Jadi Agenda Kunjungan Presiden Jokowi ke Bengkulu, Ini Sejarah Festival Tabut

BENGKULU, RADARKAUR.CO.ID - Festival Tabut Bengkulu tahun 2023 mulai digelar Selasa 18 Juli sampai 28 Juli.

Seperti biasa, festival yang masuk dalam kalender Kharisma Event Nasional (KEN) dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Bengkulu.

Dalam kalender Islam, Festival Tabut digelar mulai tanggal 1 - 10 Muharram.

BACA JUGA:Diresmikan Presiden Jokowi Tol Bengkulu Ditutup Sementara, PT Hutama Karya Umumkan Jadwalnya

BACA JUGA:Simak Jadwal Lengkap Festival Tabut Diagendakan Dibuka Presiden Jokowi

Festival Tabut atau Festival Tabot adalah rekreasi dari peristiwa tragis yang menimpa Hasan dan Hussein, cucu Nabi Muhammad SAW.

Sehingga sebagai penghormatan atas peristiwa itu dibuatlah tradisi tersebut.

Menurut sejarah sebagaimana dilansir dari indonesia.go.id, pada tahun 61 dalam Kalender Islam, dalam perjalanannya ke Irak, Hussein disergap oleh pasukan Ubaidillan Bin Ziyad.

Pertempuran sengit terjadi di padang pasir Karbala, tempat Hussein akhirnya terbunuh.

BACA JUGA:Ini Rincian DPS Pilkades Serentak 11 Desa di Kaur

BACA JUGA:Pura-Pura Beli Sayur, Pelaku Hipnotis Preteli Gelang dan Kalung Emas 22 Gram serta Uang Pedagang

Diyakini bahwa ritual Tabut pertama kali dipentaskan di Bengkulu pada 1685 oleh Syeh Burhanuddin atau Imam Senggolo.

Dia adalah orang pertama yang menyebarkan Islam di Bengkulu dimana dia menikahi seorang gadis lokal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: