Buji'an Dusun Jadwalkan Kunjungi Seluruh Desa

Buji'an Dusun Jadwalkan Kunjungi Seluruh Desa

Sukarni Dunip--

BENGKULU SELATAN (BS), RADARKAUR.CO.ID - Pemkab BS terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakatnya.

Mulai dari pelayanan di kantor, atau jemput bola langsung ke desa-desa. Salah satunya yakni dengan Program Buji'an Dusun atau Bupati Senang Berkantor ke Desa.

Seperti diketahui, program tersebut pada tahun 2022 lalu telah sukses mengunjungi 11 desa dari 142 desa di Kabupaten BS. Untuk itu, pada tahun 2023 ini program tersebut dipastikan akan berlanjut.

Bahkan, direncanakan dalam program ini Pemkab BS dan jajarannya akan mengunjungi selurun desa di Kabupaten BS.
Sekda BS Sukarni Dunip, SP, M.Si menyebutkan, Program Buji'an Dusun ini akan tetap dilaksanakan di tahun ini.

BACA JUGA:Kebugaran Jasmani, SMKN 4 Kaur Senam

BACA JUGA:6 Kebijakan Baru MenPAN RB dimulai Januari Ini, Pegawai ASN Kena Dampak Percepatan Pelayanan Pensiun

Mengingat, program tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama dalam hal pelayanan publik. Mulai dari pelayanan Administrasi kependudukan (Adminduk), pelayanan perizinan usaha, pelayanan kesehatan dan berbagai bentuk pelayanan langsung lainnya.

“Ya, karena ini sangat dirasakan asas manfaatkan bagi warga masyarakat. Maka, tentu saja Program Buji'an Dusun tetap berlanjut tahun ini," sebut Sekda.

Namun demikian, lanjut Sekda, yang selama ini teknisnya masih kurang maksimal akan diperbaiki dan terus ditingkatkan. Terlebih, dengan program pelayanan langsung ke desa ini, tidak terlalu membutuhkan biaya operasional yang besar.

Oleh karena itu, kenapa tidak kalau program tersebut akan direncanakan mengunjungi seluruh desa di Kabupaten BS. Hanya saja, untuk sementara kemungkinan besar desa yang akan dikunjungi yang jauh dari pusat kota terlebih dahulu.

BACA JUGA:Ikuti Himbauan, SDN 90 Jumat Bersih

BACA JUGA:Dua Program Baru, Literasi Digital dan Kelas Sehat

 “Pelayanan yang dilakukan OPD pada saat program itu sangat dirasakan sekali. Selain itu, programnya tidak terlalu butuh biaya dan persiapan yang sulit dilakukan karena itu tugas rutin instansi teknis,” tuntas Sekda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: