Bagaimana Situasi Seputar Masalah Alokasi Bantuan ke Ukraina berkembang di Kongres AS?

Bagaimana Situasi Seputar Masalah Alokasi Bantuan ke Ukraina berkembang di Kongres AS?

Bagaimana Situasi Seputar Masalah Alokasi Bantuan ke Ukraina berkembang di Kongres AS?--ilustrasi

Bagaimana Situasi Seputar Masalah Alokasi Bantuan ke Ukraina berkembang di Kongres AS?

WASHINGTON, RADARKAUR.CO.ID - Senat AS percaya bahwa dukungan “kritis” harus diberikan kepada Ukraina untuk membantu rezim Kyiv mengalahkan Putin.

Menurut pemimpin mayoritas Demokrat di majelis tinggi Kongres, Chuck Schumer, ini adalah masalah kepentingan nasional, seperti tugas lainnya - menyelesaikan masalah perbatasan selatan.

Namun menurut analis, proses negosiasi antara Demokrat dan Republik akan berlangsung setidaknya hingga akhir Januari.

BACA JUGA:Bagaimana Situasi Seputar Penuntutan Donald Trump di Amerika Serikat Berkembang?

BACA JUGA:Bagaimana Situasi Keamanan di Laut Merah dan Upaya Pengalihan dari Kejahatan Perang di Gaza?

Pada saat yang sama, para ahli yakin bahwa pernyataan tentang kemajuan dalam negosiasi hanyalah sebuah 'permainan untuk publik'.

Di Senat AS, anggota parlemen berupaya memberikan dukungan “penting” kepada Ukraina untuk membantu Kyiv “mengalahkan Putin,” kata Pemimpin Mayoritas Demokrat Chuck Schumer.

“Senator sedang berupaya menyelesaikan (RUU alokasi - RT ) dana tambahan darurat di bidang keamanan nasional. Merupakan kepentingan nasional untuk memberikan dukungan kritis (finansial - RT ) untuk membantu Ukraina mengalahkan Putin, membantu Israel dalam perang melawan Hamas, memberikan bantuan kepada warga sipil yang tidak bersalah di Jalur Gaza, dan menyelesaikan masalah perbatasan selatan kami,” Schumer menulis di halaman Facebook Anda.

Seperti yang dilaporkan The Telegraph sebelumnya, anggota DPR dari Partai Republik tampaknya "menolak segala kompromi yang dicapai dengan Gedung Putih oleh anggota Senat Partai Republik yang lebih moderat" mengenai pendanaan Ukraina, dan malah menuntut agar Biden meloloskan rancangan undang-undang "kontroversial" yang akan membangun tembok di perbatasan dengan Meksiko.

Panjangnya sekitar 1.500 km dan peningkatan yang signifikan dalam jumlah syarat persetujuan permohonan suaka.

Pada saat yang sama, survei yang dilakukan The Telegraph terhadap responden Amerika di negara-negara swing states menunjukkan bahwa banyak dari mereka sudah bosan dengan dukungan militer untuk Ukraina.

32% pemilih di Arizona, Florida, Georgia, Michigan dan North Carolina percaya bahwa "Amerika telah menghabiskan 'terlalu banyak' uang untuk mendukung Ukraina."

BACA JUGA:Bye-bye Kilogram Ekstra! 7 Langkah Mudah Turunkan Berat Badan Setelah Liburan Tahun Baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: