PUPUK INDONESIA: 1.023 Distributor Akan Salurkan 9 Juta Ton Pupuk Subsidi 2023

PUPUK INDONESIA: 1.023 Distributor Akan Salurkan 9 Juta Ton Pupuk Subsidi 2023

PUPUK INDONESIA: 1.023 Distributor Akan Salurkan 9 Juta Ton Pupuk Subsidi 2023--@PT Pupuk Indonesia

JAKARTA, RADARKAUR.CO.ID –  PT Pupuk Indonesia (Persero) menargetkan akan salurkan 9 juta ton (9.013.706 ton) pupuk subsidi tahun 2023.

Untuk membantu pelaksanaan distribusi, PT Pupuk Indonesia akan dibantu 1.023 distributor yang tersebar di Seluruh Indonesia.

1.023 distributor tersebut telah meneken Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) pupuk subsidi 2023 di Bali, pada 14-15 Desember 2022.

Sesuai Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 734 Tahun 2022 tentang Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun 2023.

BACA JUGA:Aturan Baru BBM berlaku 1 Januari 2023, 3 Jenis BBM Dilarang Punya Waktu 11 Hari Lagi

BACA JUGA:KPU Kaur Umumkan 75 Anggota PPK Terpilih, Berikut Nama dan Jadwal Pelantikannya

Maka total alokasi pupuk subsidi 2023 sebanyak 9.013.706 ton. Jenis pupuk terdiri atas 5.570.330 ton urea, 3.232.373 ton NPK, serta 211.003 ton NPK formula khusus.

Masing-masing dengan ketentuan harga Rp2.250/kg, Rp2.300/kg, dan Rp3.300/kg.

Dalam keterangan pers di Jakarta sebagaimana dilansir radarkaur.co.id dari Antara, SEVP Operasi Pemasaran Pupuk Indonesia Gatoet Gembiro Noegroho menjelaskan sebanyak 649 distributor akan menyalurkan pupuk di wilayah barat dan 374 distributor di wilayah timur Indonesia.

"Kami berharap distributor mendukung program kerja Pupuk Indonesia dalam mendukung penyediaan pupuk di tingkat petani," katanya.

BACA JUGA:Siap-Siap Aturan Baru BBM berlaku 1 Januari, 3 Jenis BBM mulai Hitung Mundur, Sisa Waktu 13 Hari Lagi! 

BACA JUGA:Bersiap dengan Aturan Baru BBM berlaku 1 Januari, 3 Jenis BBM Hitung Mundur, Waktu Tersisa 12 Hari lagi

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Gusrizal dalam keterangannya di Jakarta, 16 Desember 2022 mengatakan untuk Tahun Anggaran 2023, Pupuk Indonesia menargetkan penyaluran bisa optimal mendekati 100 persen dari alokasi yang diterbitkan pemerintah.

"Untuk itu, mohon komitmen bapak/ibu semua sebagai mitra penyalur di daerah, dan secara periodik Pupuk Indonesia juga akan melakukan evaluasi atas kinerja penyaluran dari masing-masing distributor yang tentunya akan menjadi pertimbangan kami atas kelangsungan kerja sama ke depan,” kata Gusrizal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: